POSKO CARITAS JOINT RESPONSE on WEST SUMATRA QUAKE

CARITAS/KARINA COORDINATION POST PADANG

JL. W. Monginsidi No. 4D

(Behind PRAYOGA SPORT CENTER)

CONTACT PERSON:

Aribowo Nugroho +62 8180 4053 184

Vincentia I Widyasari +62 8138 2657 627

Community Managed Disaster Risk Reduction Manual (English version)

 

COMMUNITY MANAGED DISASTER RISK REDUCTION

A Series of Training and Learning Resources

 

KARINA would like to thank many Caritas workers and agencies working for Community Managed Disaster Risk Reduction in Indonesia for the availability of Series of Community Managed Disaster Risk Reduction (CMDRR) Manual. This manual is a practice generated learning which was packaged into several topics, destillated from many Caritas CMDRR field practitioners experiences and reflections while working with people at grassroot level to do CMDRR.

 

These manuals may be freely reviewed, quoted, reproduced or translated, in full or in part, provided the source is acknowledged. If you translate these manuals to your language, please provide copy of those manuals so that KARINA can share it to other Caritas workers  who are speaking the same language with you.

 

"Bermain Namun Tetap Waspada..."

Bocah laki-laki, usia 9 tahun, berlari mendekati kami. “Kuantar ke rumahku!” katanya. Sambil berlari kecil di satu-satunya jalan menuju rumahnya, dia memimpin kami. Kami berhenti di sebuah rumah yang luluh lantak. Di sebelahnya ada tenda bergambar logo Caritas Germany telah berdiri di depan tempat hunian sementara dari kayu. Dua orang pria tengah menyusun dinding dapur ketika kami menyampaikan beberapa pertanyaan untuk monitoring. Dalam perjalanan kami menuju ke rumah berikutnya, kumulai percakapan dengan bocah ini.

Kamu ada di mana ketika gempa? Kamu takut tidak?
“Aku sedang di luar bersama adiku perempuan. Dulu juga pernah ada gempa. Jadi, aku tidak takut. Adikku selalu menangis jika ada gempa susulan.”

Kamu, adikmu, orangtuamu terluka tidak saat itu?
“Bapak dan ibu lari keluar. Hanya beberapa detik sebelum rumah kami roboh. Sekarang kami tinggal di tenda. Ibu, bapak,aku, dua adik perempuanku, dan kakek- nenek tinggal di tenda yang sama.”

Lalu, sekarang kalau kamu mau belajar dan bermain di mana?

Relawan Caritas Joint Response: Kami Mau Membantu!

Gempa Bumi yang melanda Sumatera Barat pada 30 September 2009 yang lalu menggerakan hati semua orang. Dalam berbagai usaha dan cara, banyak pihak bergegas membantu warga terdampak di Sumatera Barat. Keinginan membantu juga diekspresikan dengan kehadiran langsung di lokasi. Datang ke lokasi dengan persiapan singkat, perbekalan seadanya, dan fasilitas yang sederhana tidak menghalangi niat teman-teman dari berbagai tempat membantu Caritas Joint Response. Berikut, beberapa komentar dari relawan yang datang dan bersedia berkeringat membantu agar bantuan yang disampaikan dari berbagai pihak melalui Caritas Joint Response:

Bang Ray (Caritas Sibolga)
“Relawan harus dalam kondisi yang baik dan kalau bisa jangan sampai sakit. Kita harus bekerja dengan kemauan dan sungguh-sungguh. Kita adalah perpanjangan tangan dari orang-orang baik yang memberikan sumbangan dan bantuan logistic kepada orang-orang yang selamat dari gempa bumi. Kita membantu orang-orang yang selamat tersebut. Tapi kalau kita sakit, siapa yang akan merawat kita?

Victor Dimas (Karina-KAS)
“Suatu kehormatan bagi saya menjadi bagian dari relawan CJR. Karina KAS menghubungi saya seminggu sebelum saya dikirim ke Padang. Saya juga membantu sebagai relawan pada waktu gempa bumi Jogja 2006. Situasi di sini hampir sama dengan gempa bumi di Jogja.

Syndicate content