YAYASAN KARINA (Caritas Indonesia)
Jl. H. Agus Salim No. 22 D-E,
Jakarta 10350, INDONESIA
Name of Bank:
HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corp. Limited)
Bank Address:
World Trade Center Building, Jl. Jend. Sudirman Kav 29-31, Jakarta 12920, INDONESIA
Swiftcode: HSBCIDJA
Account Name:
Yayasan Karina
Account Numbers:
001-081199-001 (in IDR)
001-081199-007 (in US Dollar)
001-081199-008 (in EURO)
Pada hari Selasa, 23 Februari 2010 sekitar pukul 08.30 pagi telah terjadi bencana tanah longsor di Ciwedey, Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan data PMI hingga hari Rabu, 24 Februari 2010 pukul 13.00 WIB sebanyak 16 jenazah dari total 72 jenazah korban longsor telah ditemukan.
Wilayah yang terkena dampak paling parah berada di kawasan pusat perkebunan dan pabrik teh Dewata milik PT Cakra di kampung Cimeri RW 11 Kelurahan Tenjolaya Kecamatan Pasir Jambu Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Bandung melaporkan longsor yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut mengakibatkan puluhan orang belum diketahui keberadaannya, 21 rumah dan 6 fasilitas umum seperti penitipan anak, gedung olah raga, kantor koperasi, pabrik dan puskesmas pembantu tertimbun.
Tim Caritas Bandung yang tengah mengerjakan proyek watsan di Kampung Puncak Mulya, Desa Sukaluyu, Kecamatan Pangalengan bersama-sama dengan 20 penduduk mencoba mencapai lokasi longsor namun terkendala medan yang cukup berat. Setelah menempuh 3 jam berjalan kaki mereka mampu mencapai lokasi dan melaporkan bahwa evakuasi korban masih dilakukan dengan peralatan seadanya.
Dilaporkan oleh tim Caritas Bandung, di hari pertama baru 6 korban tewas telah berhasil dievakuasi itupun proses evakuasi terpaksa dihentikan karena kurangnya penerangan dan keterbatasan alat berat. Sedangkan upaya evakuasi kemarinpun terpaksa dihentikan karena hujan dan kurang penerangan.
Wakil Presiden Boediono Rabu kemarin sempat mengunjungi lokasi longsor dan menyumbangkan uang sebesar Rp 200 juta untuk korban longsor. Pada kesempatan yang sama Boediono juga menyerahkan bantuan 25 tenda, 500 selimut, 100 paket peralatan dapur, 100 paket sandang, dan 100 tikar.
Sedangkan Bupati Kabupaten Bandung Obar Sobarna mengatakan pihak pemerintah akan melakukan tindakan tanggap darurat. "Antara lain memasok enam kwintal beras, ratusan dus mi instan, dan selimut untuk para korban selamat." Selain itu, Pemerintah Kabubaten Bandung segera mendatangkan alat berat, menyediakan posko kesehatan plus dokter, juga berencana menyediakan dapur umum.
Dari keterangan yang dihimpun , warga yang menjadi korban longsor mengungsi di lokasi lebih aman yang tersebar di beberapa titik. Mereka memerlukan bantuan tenda, bahan pangan, air bersih, selimut dan genset untuk penerangan. Sedangkan proses evakuasi sangat membutuhkan alat berat. Disebutkan pula bahwa komunikasi sedikit tersendat karena sinyal telekomunikasi masih belum berfungsi di lokasi kejadian.
Berita ini diterima dari Pastor Antonius Haryanto, Ketua Caritas Bandung (CARIBAN), melalui email (Feb. 23, 2010, 22.50) dan dirangkum dari berbagai sumber; http://tempointeraktif.com/hg/fokus/2010/02/24/fks,20100224-1135,id.html, kompas.com, detik.com dan matanews.com